Untuknya, Sang Playboy, Mimpi Burukku

October 12, 2009 at 2:55 pm (akibat_otak_error)

Pagi ini aku terbangun sayang
Dengan perasaan hampa
Kubaca kembali sms-sms mesra darimu
Penuh dengan kata-kata cinta
Tapi aku tak merasakan apapun sayang
Tak ada lagi rasa sayang itu, ataupun hati yang berbunga
Jijik, malah itu yang kurasakan

Aku merenung dan bertanya
‘Apa arti hubungan kita selama ini?’
Tapi tak jua kudapatkan jawabnya
Entah mengapa

Selama kita bersama
Tak pernah sekalipun ada niatmu untuk bertemu denganku
Kau selalu mendahulukan untuk pergi bersama teman-temanmu
Itu yang kutahu
Dan entah dengan siapa lagi kau pergi
Saat tak ada kabar darimu
Mungkin dengan selingkuhanmu
Atau akulah selingkuhanmu
Aku tak tahu
Bodohnya aku

Saat itu, entah kau anggap apa diriku
Pacarmu?
Ataukah pembantumu?
Karena kau selalu menyuruh-nyuruhku
Menemanimu kesini dan kesitu
Bodohnya aku, karena aku mau

Tak pernah sedikitpun kau benar-benar peduli padaku
Meskipun kau berkata begitu
Dan kurasa kaupun tak pernah benar-benar mencintaiku
Meskipun kau juga selalu berkata seperti itu
Semua kata cinta darimu
Kurasa hanyalah bohong belaka
Dan apa yang kita jalani hanyalah sebuah status palsu

Tak tahukah kau sayang
Bahwa pacaran itu bukan hanya menerima
Tetapi juga memberi
Dan berkorban
Dan kau tak pernah melakukan itu padaku
Apapun yang kuminta
Selalu terasa berat untuk kau lakukan
Padahal aku selalu berusaha untuk selau menyenangkanmu
Tapi tak pernah kau melakukan hal yang sama untukku

Kukira aku yang kejam sayang
Saat meminta untuk berpisah sejenak darimu
Memberi waktu bagi diri kita
Untuk saling introspeksi
Membenahi apa yang salah dalam diri kita
Dan dalam hubungan ini
Tapi kau sayang, malah langsung mengambil keputusan itu
Dan tak lama, saat kubuka facebookku
Kutahu bahwa kau telah memiliki pacar baru
Kejamnya kamu
Dan saat itu kusadari, betapa bodohnya aku

Bukan salahku sayang
Saat ia memasuki kehidupanku
Dan tiba-tiba saja telah menjadi bagian penting dalam hidupku
Itu karena dia yang selalu ada disana sayang
Memperhatikanku dengan caranya sendiri
Bahkan lebih daripada kamu

Saat kau depak aku sayang
Dialah yang paling berjasa dalam membangkitkan semangatku
Selain teman-temanku
Menyembukan luka dihatiku akibat kamu
Dengan perhatiannya yang tulus
Dan caranya yang lucu

Bersamanya tak pernah terasa terburu-buru sayang
Tak seperti saat bersamamu
Ia tak hanya mendekatiku sayang
Tapi juga keluargaku
Dan aku suka itu

Kau, sayang, mungkin telah menemukan mangsa baru
Tak peduli aku siapapun itu
Asalkan bukan teman-temanku
Kuharap suatu hari nanti kau sadar sayang
Bahwa perjuangan dalam cinta itu bukan hanya saat kau mencari
Tetapi juga bagaimana kau mempertahankan cintamu

Dan semoga suatu saat nanti
Kau menemukan cinta sejatimu
Seseorang yang untuknya kau rela berkorban
Dan iapun mau menerimamu apa adanya
Segala kekurangan dan kelebihanmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.