Previous Post
hening . tetap ku merasa sendiri ditengah keramaian ini .
kebas . indraku tumpul . mati rasa .
gelap . sekelilingku . tiada yang dapat kulihat .
aku hilang arah . entah sejak kapan .
selalu dan selalu kubertanya mengapa .
tetapi tetap tak kudapat jawabnya .
aku tak mengerti . tak tahu pasti .
hari-hari yang kulalui . bagaikan sebuah film yang dicepatkan .
tak berarti . dan tak kumengerti .
akankah kembali hari-hariku yang berarti ?
dapatkah ia menjadikan hidupku berarti kembali ?
menggantikan mereka yang hilang ditelan waktu .
pergi dan menjadikan hari-hariku sepi .
yang lain . tak dapat membuatku merasa seperti ini .
hanya mereka . yang telah pergi . dan tak kembali .
luka yang mereka torehkan .
perih yang hingga kini masih kurasakan .
mungkin dapat terobati .
tapi kutahu . bekasnya akan tetap ada disana . tanpa kusadari .
mereka yang datang . tak dapat menggantikan yang telah pergi .
meskipun menjadikanku tak sendiri .
karena kenangan yang mereka ukir . takkan tergantikan .
hari-hariku . mungkin menjadi tak sepi .
tetapi hatiku . akan selalu koyak . tak lagi utuh .
walaupun luka itu mereka pulihkan .
tak dapat membuat hatiku kembali seperti sedia kala .
tak juga kalian . ataupun waktu .
hanya jika ragaku ikut terkoyak bersama hatiku .
saat itulah luka ini akan sirna . bersama ragaku .
saat jiwa dan raga menyatu .
dalam keabadian . yang kekal . dan tak lekang oleh waktu .